Tatkala aku masuk sekolah mulo demikian fasih lidahku dalam bahasa belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku

Pertanyaan:

Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.

"Kenang-kenangan" oleh Abdul Gani A.K

1. Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah .....

  1. Orang pertama pelaku utama
  2. Orang ketiga pelaku sampingan
  3. Orang ketiga pelaku utama
  4. Orang pertama dan ketiga
  5. Orang ketiga serbatahu

2. Watak tokoh aku adalah .....

  1. Percaya diri
  2. Mudah menyesuaikan diri
  3. Sombong
  4. Rajin berusaha
  5. Mudah dipengaruhi

3. Amanat dalam penggalan cerpen tersebut adalah .....

  1. Jangan cepat menyerah pada keadaan bagaimanapun juga.
  2. Jangan membuang waktu selagi masih ada waktu.
  3. Sebaiknya kita menyesuaikan diri dengan keadaan.
  4. Jangan lupa diri bila menguasai bahasa orang.
  5. Jangan mudah dipengaruhi oleh orang lain.
Jawab:

1. A Orang pertama pelaku utama.

2. C Sombong

3. D Jangan lupa diri bila menguasai bahasa orang.

ShowCloseComment